visualisasi

Satu ulasan menarik dan penting mengenai visualisasi. Sangat disarankan untuk dibaca.
VISUALISASI

Saya sering mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana melakukan visualisasi yang lebih baik. Seringkali orang tidak bisa melakukan visualisasi karena berbagai aspek, berikut ini saya tuliskan beserta penjelasan dan cara menanggulanginya:

1. Susah fokus
Hal ini ditandai dengan gambar yang muncul di pikiran timbul tenggelam. Atau sering berganti-ganti gambar tanpa bisa dikendalikan. Jika Anda mengalami hal ini saat melakukan visualisasi, periksa kondisi fisik Anda. Apabila terlalu lelah maka sulit bagi Anda untuk membuat gelombang pikiran dominan di gelombang alpha. Sehingga gelombang alpha terlalu sedikit untuk bisa memberikan warna pada gambar yang muncul dari gelombang theta. Maka hindari melakukan visualisasi saat tubuh terlalu lelah, misalnya malam hari, sangat mengantuk atau sehabis bekerja keras.

2. Bukan orang visual
Selama Anda pernah bermimpi tidak ada alasan Anda tidak bisa memunculkan gambar dalam pikiran Anda. Ini hanya tentang gelombang alpha, barangkali Anda belum terlalu fasih menggunakan dan mengendalikan gelombang warna ini. Berlatihlah dengan membayangkan objek-objek yang Anda kenali seperti kulkas, kamar tidur dsb. Atau Anda bisa menggunakan sebuah benda di depan Anda, lihatlah benda tersebut selama beberapa waktu, lalu pejamkan mata Anda dan mulailah bayangkan benda yang Anda lihat tadi. Ulangi beberapa kali hingga gambar semakin jelas.

3. Merasa itu semua bohong
Aha! Sudah pasti ini adalah mental block. Jangan lanjutkan visualisasi Anda, melainkan netralisir terlebih dahulu perasaan tidak yakin Anda. Meski visualisasi adalah cara untuk mengintal program baru, tapi jika ada virus yang menganggunya, program ini tidak akan bekerja. Ini seperti Anda sedang mengemudikan mobil F1 tapi dengan rem tangan yang ditarik. Tidak peduli seberapa dalam Anda menginjak gas, tetap saja mobil tidak bisa jalan dengan kecepatan seharusnya.

4. Mudah bosan
Ini yang paling menarik. Visualisasi tidak akan memberikan manfaat lebih jika saat melakukannya perasaan yang muncul adalah datar atau bosan. Perasaan bosan akan memunculkan keengganan untuk melanjutkan berlatih relaksasi lagi. Agar memperoleh hasil yang maksimal, maka visualisasi perlu diikuti oleh perasaan positif, seperti nyaman, suka, senang, gembira, bersemangat. Kenapa perasaan bosan bisa muncul? Seringkali orang sudah salah saat menentukan apa yang harus menjadi objek visualisasinya.

Saya berikan panduan sederhana sebagai berikut:
Pertama,
Tuliskan kondisi Anda saat ini yang sedang dialami tapi hendak diubah.
Contoh: bertubuh gemuk.
Tulis dengan sangat detil apa yang membuat Anda yakin bahwa saat ini Anda sedang mengalami kegemukan. Bacalah kembali apa yang Anda tuliskan tadi. Anda akan merasakan perasaan yang tidak nyaman. Mengetahui dan menyadari hal ini bahkan dalam konteks yang lebih jelas lagi akan menjadi pain bagi Anda. Tidak apa, terima saja. Sebentar lagi Anda akan melepaskannya. Sebut saja semua yang Anda tulis tadi sebagai masalah.

Kedua,
Bayangkan situasi berikut, gunakan kreativitas imajinasi Anda untuk melakukannya. Mari mulai berandai-andai. Andaikan di saat Anda sedang tidur di malam hari, lalu sebuah keajaiban terjadi. Ketika keesokan harinya terbangun, Anda menemukan bahwa semua masalah yang telah memberikan Anda pain tadi semuanya hilang. Anda pasti merasa bahagia sekali karena pain Anda sudah hilang. Sekarang tuliskan apa saja hal-hal yang telah terjadi atau yang Anda alami sehingga membuat Anda yakin bahwa masalah Anda sudah hilang. Tuliskanlah dengan detail.

Barangkali Anda akan menulis:
"Saya melihat tubuh saya menjadi langsing, paha saya mengecil, lengan saya mengecil, lemak di bawah leher saya hilang, wajah saya lebih tirus, perut saya lebih rata dan rapi, pakaian saya menjadi kebesaran, tali pinggang saya berubah beberapa lubang, saat bercermin saya melihat takjub ke bayangan saya sendiri, dan sebagainya."
Nah.... Bayangkan diri Anda seperti itu.

Jika Anda tidak bisa melakukan ini semua periksa kembali keyakinan Anda terhadap teknik visualisasi ini. Barangkali ada mental block yang menghambat Anda.

Anda juga bisa menggunakan cara untuk melakukan visualisasi pada aspek yang berbeda.

Silahkan dipraktekkan agar Anda memahami dinamika pikiran Anda sendiri.
Semoga bermanfaat…

Salam,
Kristin Liu

0 Response to "visualisasi"

Posting Komentar