Bagaimana cara menalar dekatnya kecintaan Allah kepada kita?

Bagaimana cara menalar dekatnya kecintaan Allah kepada kita?

Taken from : trainerlaris.ning.com

Dengan memperhatikan secara benar-benar seberapa mudah kita dalam melakukan amal ibadah dan seberapa sulit kita melakukan maksiat. 

Bercontoh:
Bila kita ringan saja melangkah mendekati mesjid dan merasa enggan duduk dengan ahli-ahli gosip, maka boleh jadi Allah mencintai kita. 

Bila kita mudah saja mendapatkan ilmu dengan membaca kitab-kitab para ulama ataupun mendapatkan shahabat yang mau mengingatkan kita akan kebaikan serta tidak tertarik untuk memperhatikan keburukan dan cela orang lain, maka boleh jadi Allah mencintai kita.

Bila kita disibukkan dengan hal-hal yang bernilai amal selayak menyiapkan bekal dan mengurus anak untuk kesekolah, berbelanja ke pasar, memasak untuk suami/ istri dan keluarga lainnya dan kita diluputkan dari sekadar berdebat dengan orang-orang yang memang mencintai debat dalam keburukan, maka boleh jadi Allah mencintai kita.

Bila kita di fitnah dari belakang layar, dijelek-jelekkan dari dahulu sampai sekarang, di hujat dan dihina terus-terusan, diburuk sangkakan siang dan malam, namun di depan kita sang pemilik perkataan itu tunduk dan takdzim, tidak berani mengucap sepatah katapun kepada kita, bahkan terkesan malu, sedangkan kita tidak mempedulikan perbuatannya karena merasa tidak penting untuk di pedulikan, maka boleh jadi Allah mencintai kita.

Bila kita senang mengirimkan doa untuk orang-orang yang sering mencela kita dan kita tetap memberi hadiah untuk orang-orang yang memutuskan persaudaraan dengan kita, maka bole adji itu pertanda Allah mencintai kita.

Mari ukur diposisi mana kita? di cintai Allah karena dimudahkan untuk beramal, atau tidak dipedulikan Allah karena sulit melakukan amal kebaikan.

Selayak perkataan bijak seorang tabi'- tabi'in.
"Yang aku takutkan dari kemalasan aku melakukan amal kebaikan adalah boleh jadi Allah tidak menyukai lagi amal-amalku."

0 Response to "Bagaimana cara menalar dekatnya kecintaan Allah kepada kita?"

Posting Komentar